Hari itu aku tidak bisa mengingat dengan pasti tanggal dan jamnya dimana untuk pertama kalinya aku melihatmu dengan seragam kuning dan kacamata bulatmu, kau bertanya 'kak disini booth story telling?' Pertanyaan pertamamu, tidak ada senyum pagi itu hanya muka datarmu. Aku tidak pernah menyangka hanya butuh 2 hari bagimu untuk bisa mencuri perhatianku, tapi tak ku pungkiri sebulan untuk memantapkan hatiku untuk akhirnya aku berani melangkah dan memulai harapan baru bersamamu, denganmu. Dan hanya butuh waktu kurang dari 6 bulan bagimu untuk mendapatkan seluruh hati dan fikiranku yang pada akhirnya kau tinggalkan dengan rasa sakit dan rasa cinta yang lebih besar dari rasa sakit. Berat untukku mencoba hidup setelah kau tinggalkan aku, untuk bernafas saja aku tersengal-sengal, aku bertanya dalam diriku apakah kau merasa sulit juga untuk hidup tanpaku ? Adakah rasa rindumu sebesar rinduku padamu ? Adakah rasa cintamu sebesar rasa cintaku ? Adakah namaku di doa-doamu seperti namamu yang selalu terpaut di doaku ?
Ku pernah memintamu untuk kembali lalu apa jawabmu kau bilang kau tak pantas untukku, kembali aku bertanya siapa yang tidak pantas untuk siapa ? Yang kuyakini adalah aku tidak mampu berjuang sendiri untuk kita tapi aku juga tidak bisa membuatmu ikut berjuang karena bagimu tidak ada lagi kita.
Kau bilang asal bahagia, tahukah kau saat ini bahagiaku adalah dirimu
Percayakah kau walau kau tak bersamaku, bukan untukku, tak bisa kusentuhmu, tak bisa ku peluk, tak bisa ku cium, hanya sekedar melihatmu dari jauh bahkan sekedar mengetahui kau masih ada di dunia adalah kebahagiaanku Muhammad Ilham.
Just write what you want write
Selasa, 07 November 2017
Selasa, 27 Desember 2016
Kuat
"Dilan,bagi wanita harga dirilah yang paling penting."
Wanitanya melakukan kesalahan bukan sekali maupun dua kali tetapi berkali kali, terus diberi kesempatan terus diberikan maaf terus dan terus tapi masih saja semena-mena masih saja tidak bersyukur.
Lagi dia minta diberi kesempatan minta diberi maaf, tidak katanya...
Lalu wanita dengan keegoisannya terus meminta terus membujuk dan menurunkan harga dirinya
Dapat si wanita mendapatkan yang diinginkannya tapi tidak bahagia, merasa tersakiti.
Kenapa ?
Karena yang di dapatnya tidak sama dengan yang dulu dirasakannya
Menyesalkah ? Pasti
Untukmu wanitaku kuatkan hatimu,percayalah tidak akan ada usaha yang akan menghasilkan kesia-siaan
Bertahanlah
Bersabarlah
Berusahalah
Karena yang menyayangimu tidak akan selamanya membiarkanmu berjuang sendirian.
Wanitanya melakukan kesalahan bukan sekali maupun dua kali tetapi berkali kali, terus diberi kesempatan terus diberikan maaf terus dan terus tapi masih saja semena-mena masih saja tidak bersyukur.
Lagi dia minta diberi kesempatan minta diberi maaf, tidak katanya...
Lalu wanita dengan keegoisannya terus meminta terus membujuk dan menurunkan harga dirinya
Dapat si wanita mendapatkan yang diinginkannya tapi tidak bahagia, merasa tersakiti.
Kenapa ?
Karena yang di dapatnya tidak sama dengan yang dulu dirasakannya
Menyesalkah ? Pasti
Untukmu wanitaku kuatkan hatimu,percayalah tidak akan ada usaha yang akan menghasilkan kesia-siaan
Bertahanlah
Bersabarlah
Berusahalah
Karena yang menyayangimu tidak akan selamanya membiarkanmu berjuang sendirian.
Rabu, 07 Desember 2016
Hilang
hampa itu seperti langkah tapi tak berjejak, sama seperti perasaan ini berjalan terus tanpa ada jejak yang bisa dilihat. perasaan yang terus melangkah sendiri tanpa bisa berhenti melewatkan banyak pemberhentian sebelumnya tanpa ragu masih percaya bahwa memang hanya ada satu pemberhentian kemarin salah langkah lalu lupa jalan pulang. kemudian apa lagi ? mungkin pemberhentiannya sudah berubah ? atau mungkin terlalu penuh ? asal jangan roboh kalau roboh akan selamanya tersesat.
07 Desember 2016
hilang.
07 Desember 2016
hilang.
Langganan:
Postingan (Atom)